Jumat, 01 Januari 2016

PENGAJIAN AKHIR TAHUN 2015 dan PEMBINAAN GENERUS LDII KOTABATAM

Pertunjukan SENI SILAT ASAD 
Batam 31 Desember 2015 , Pergantian tahun sudah merupakan sebuah budaya yang dirayakan seluruh umat manusia diseluruh dunia, tidak terkecuali masyarakat di kota batam , berbondong2 menuju tempat tempat yang mengadakan acara perayaan tahun baru, dengan menggunakan kendaraannya masing masing sambil meniupkan terompet terompet dan membakar dan menyalakan kembang api sebagai tanda berkahirnya tahun lama ke tahun yang baru. 

Tidak demikian hal nya dilingkungan LDII di Indonesia maupun warganya yang ada diluar negeri, termasuk LDII Kota Batam , para pengurus - muda - mudi dan para generus bahu membahu menyiapkan kegiatan kegiatan untuk membentengi para warga khususnya remaja - remaji LDII dengan kegiatan kegiatan yang positif, dengan mengadakan pengajian dengan mengkaji Al - Qur'an dan Al Hadist, Nasehat Agama, Game - Game, dan ditutup dengan acara makan bersama untuk keakraban, Semua bertujuan untuk menjaga membentengi para generasi penerus LDII tidak terjerumus dengan kegiatan kegiatan yang tidak ada manfaatnya yang banyak dilakukan diluar.
Pembekalan Muda - Mudi diakhir tahun 2016

Para Pengurus Organisasi PC/PAC sekota Batam memantau kegiatan kegiatan malam akhir tahun, sehingga tercipta sinergitas antara para muda mudi sebagai panitia acara, agar tidak keluar dari aturan Al-Qur'an dan Al Hadist. kegiatan di masing masing PC/PAC yang dimulai setelah sholat isya berakhir tengah malam, dilanjutkan istirhat dan dibangunkan kembali sepertiga malam untuk berdoa dan ditutup dengan nasehat setelah sholat subuh.

Kegiatan ini sudah berlangsung berpuluh2 tahun kebelakang dan akan terus diperjuangkan agar kemurnian Al Qur'an dan Al Hadist dan keimanan dan ketaqwaaan para generus dan warga LDII tetap terjaga. (dyan2015)


Minggu, 20 Desember 2015

PC LDII SEKUPANG INGATKAN ISTRI SOLEHAH TAAT SUAMI

Ketua PC LDII Sekupang memberikan nasehat di pengajian ibu ibu

Batam, 20 Desember 2015, Ibu ibu dibawah naungan Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonsia (LDII) kec sekupang secara rutin mengadakan kegiatan khusus ibu ibu setiap minggu ke 3, bertempat di masjid baitul jannah patam asri sekupang. kegiatan yang digagas sejak lama ini mengedepankan pengajian al qur'an dan alhadist diawal acara yang dimulai pada pukul 09.00 - 11.00 wib, dan dipungkas dengan nasehat.


Antusias para ibu ibu ini terlihat sangat bersemangat setiap kegiatan ini walaupun hari minggu kebanyakan waktu untuk bersama keluarga entah jalan jalan ke mall atau pun ketempat wisata hanya untuk melepaskan kepenatan, lain halnya dengan ibu ibu ini, sudah rutin setiap minggu ke 3 adalah jadwalnya pengajian khusus ibu ibu . dimana seorang istri pelu mendapatkan ilmu qur'an dan hadist dan juga siraman rohani untuk tetap mempupuk keimanan kepada Allah SWT.


Peserta pengajian rutin ini dihadiri oleh kurang lebih 100 ibu ibu baik ibu muda dan ibu ibu lanjut usia. Dalam kesempatan acara tersebut Pengurus PC LDII Kec.Sekupang dalam nasehatnya mengajak ibu ibu warga LDII untuk selalu tetap dalam Ketaatan terhadap suami selagi perintah suami tidak maksiat maka istri sholehah wajib untuk taat.Suami adalah jalan untuk masuk surga selamat dari neraka. di riwayatkan dalam hadist RosulAllah bahwa " Ummi Fatimah bertanya pada Rosul, ya Rosul siapakah perempuan yang pertama kali masuk kedalam surga, maka Rosul menjawab yang pertama kali perempuan masuk kedalam surga adalam Ummi Mutiah, dia masuk karna Ketaatnya terhadap suaminya "  

Dan juga dalam mensikapi akhir zaman yang sudah rusak , etika prilaku istri istri di dalam rumah juga diharapkan untuk selalu dijaga, seperti berpakain yang sopan dan terutup walau didepan putra putrinya, karna syaitan sangat senang menggoda orang iman, syaitan lebih semangat dalam menggoda anak adam terlebih lebih yang imannya kuat, maka untuk menghindari perbuatan dan ajakan syaitan diharapkan istri istri untuk menjaga etika prilaku berpakaian, ujar dyan cahyono ketua PC LDII Sekupang dalam nasehatnya.

Suasana Makan Bersama setelah pengajian selesai


Kegiatan yang sudah menjadi hasil musyawarah tersebut kali ini lain dari pada bulan yang lalu, dimana ibu ibu sejak kemarin sore sudah menyiapkan menu makanan , ada yang sodaqoh kue ada juga yang sodaqoh es cendol dan di makan bersama - sama setelah acara pengajian berakhir sekitar pukul 11.30 siang. (tim)



Minggu, 29 November 2015

Pandam VII Wirabuana: LDII Mitra TNI

MAKASSAR – Panglima Kodam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengajak Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menangkal radikalisme dan terorisme yang akhir-akhir ini merebak begitu cepat. Menurutnya, dua hal menjadi penyebab banyaknya anak muda yang terperangkap radikalisasi.
“Pertama, kran demokrasi dan HAM yang terlalu dibuka lebar. Kedua, dunia maya turut berperan dalam memengaruhi masyarakat kita. Paham (radikalisme) itu tidak diedarkan secara face to face, tetapi melalui internet,” kata Agus saat menerima kunjungan silaturrahim Pengurus LDII Sulawesi Selatan di Markas Kodam VII Wirabuana, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/11/2015) siang.
Sebelumnya diberitakan, Kodam VII Wirabuana dan LDII Sulawesi Selatan menggelar kerjasama diklat bela negara di Rindam VII Wirabuana, Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (23/11/2015) hingga Jumat (27/11/2015). Diklat tersebut diikuti 170 kader LDII se-Sulawesi.
Pangdam mengatakan, misi TNI memotivasi masyarakat agar cinta tanah air adalah bagian dari dakwah. Selain itu, pihaknya meminta, kader bela negara LDII yang telah dilatih di Rindam menjalin komunikasi dengan pihak kodim di wilayah masing-masing. “Saya minta kader-kader LDII itu berkoordinasi dengan kodim. Mereka adalah mitra kita (TNI) di daerah,” kata Mayjen Agus.

Lebih lanjut, pihaknya menyetujui pemahaman LDII terkait keislaman dalam hubungannya dengan keindonesiaan. “Saya setuju istilah islam Indonesia. Dalam hal ini, orang Indonesia yang beragama islam. Beda hanya dengan orang islam yang tinggal di Indonesia,” katanya.
Jenderal bintang dua ini berujar, sebenarnya islam tidaklah identik dengan kekerasan. “LDII memberi pemahaman kepada masyarakat tentang islam. Umat islam itu santun. Islam itu rahmatan lil alamin. Tidak satu pun yang mengajarkan kekerasan,” ucap direktur deradikalisasi BNPT ini.
Sementara itu, Ketua LDII Sulawesi Selatan Hidayat Nahwi Rasul mengatakan, untuk menangkal radikalisme dikalangan pemuda, LDII memiliki 3 program. “Pertama menjadikan anak muda kita paham agama. Kedua, menjadikan anak muda berakhlakul karimah. Ketiga mendorong kemandirian,” ujarnya. (*)

Senin, 23 November 2015

H. HERYADI SLAMET PIMPIN LDII KEPRI 2015 - 2020

Batam, 22 November 2015, Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII ) Prov, Kepri menggelar Musyawarah Wilayah ( MUSWIL III ) bertempat di Hotel Allium 21 - 22 November 2015, Acara berlangsung dua hari tersebut akan membahas kepempimpinan Baru di tubuh LDII Prov.Kepri masa bhakti 2015 - 2020. Kegiatan bertema  Membangun Sumber Daya Mansuia , Profesional Religus menuju prov. kepri lebih sejahtera, aman, berdaya saing global dan berkeadilan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia .

MUSWIL III yang dilaksnakan di Kota Batam di hadiri oleh perwakilan dari 2 DPD Kota dan 4 DPD Kabupaten yang ada di Kepulauan Riau, Kota Batam, Kota Tg.Pinang, Kab.Karimun, Kab. Natuna, Kab.Bintan, dan Kab. Lingga, yang dimana para peserta dari masing masing DPD sudah berkumpul di Batam pada hari jum'at sore. jumlah peserta dalam acara tersebut mencapai 250 orang.
Karo Kesra Prov.Kepri , Tarmidi membuka MUSWIL III dengan pemukulan Gong

Acara berlangsung sangat meriah tersebut dibuka oleh Karo Kesra Prov. Kepri , Tarmidi mewakili penjabat pemerintah prov.kepri yang berhalangan hadir. dalam sambutan beliau diharapkan muswil III bisa berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada keributan sehingga bisa memilih pemimpin yang bisa membawa LDII di prov.kepri ini semakin maju dan bisa ikut andil dalam pembangunan di prov.kepri tentunya pembangunan sumber daya manusia yang berahklak dan berkepribadian sebagai seorang muslim yang baik seperti di contohkan oleh Nabi Muhammad nabinya umat islam. Dalam kesempatan tersebut juga beberapa undangan seperti MUI, Kesbangpol, FKUB, Kepolisian dan lainya bisa hadir dalam pembukaan tersebut.





Pada kegiatan dihari kedua dimana sidang sidang berjalan dengan alot dan banyaknya interupsi dari para peserta sidang membuat suasana semakin hidup dan meriah tetapi dalam wadah Kerukunan Kekompakan suasana menjadi sangat kondusif. Akhirnya para peserta sepakat untuk mengangkat H.Heryadi Slamet ketua DPD LDII Kota Batam menjadi Nakhoda  LDII Prov.Kepri masa bakti 2015 - 2020 , setelah mendapatkan suara terbanyak menggantikan Drs.H.Abdul Manaf Chan yang sudah 2 periode memimpin LDII Prov.Kepri. (dyan)


Rabu, 21 Oktober 2015

LDII HADIRI UNDANGAN MUI KOTA BATAM

Foto Bersama MUI Kota Batam dengan para undangan

Batam, 17 Oktober 2015, Akhir akhir ini situasi keamanan di Kota Batam sangat memprihatinkan, maraknya aksi kejahatan dan kekerasan membuat masyarakat kota batam sangat khawatir dalam aktivitas sehari hari, mulai dari Penculikan, Penjambretan, Pembegalan, juga Perampokan, ini membuat instansi MUI Kota Batam sangat prihatin. MUI Kota Batam yang merupakan salah satu instansi pemerintah  yang membawahi seluruh ormas islam berinisiatif mengumpulkan toko tokoh dan pimpinan ormas Islam di Kota Batam salam rangka silaturahmi dan juga membahas kondisi Kota Batam khususnya masalah KAMTIBAS.

Bertempat di Batam Centre Hotel (BCH) MUI Kota Batam mengundang kurang lebih 40 Pimpinan dan Tokoh Ormas Islam di Kota Batam termasuk Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII ) Kota Batam, dan hadir pada saat itu Ketua LDII Kota Batam Bpk. H.Heryadi Selamet dan Wakil Ketua LDII Kota Batam Bpk. Abdul Karim Kastela, acara yang digagas oleh pihak MUI Kota Batam ini sangat Bagus sekali akan tetapi dari undangan yang terdaftar hanya kurang lebih 14 Pimpinan dan Tokoh Ormas Islam yang hadir, ini sangat disayangkan oleh Ketua MUI sendiri dan peserta yang hadir saat itu.
Suasana Diskusi di Batam Centre Hotel


Akan tetapi dengan tingkat kehadiran yang minim tidak menyurutkan MUI Kota Batam dan peserta yang hadir untuk terus melanjutkan diskusi tentang kondisi kota batam saat ini, dan hasil dari diskui ini akan di sampaikan kepada Stekholder ( Pemerintah ) yang berkompeten.

Dalam sambutannya Ketua LDII Kota Batam, mengharapkan kegiatan ini harus diagendakan minimal 3 bulan sekali , dimana bertemunya para pemimpin dan tokoh tokoh agama di kota Batam, untuk memberikan masukan dan idea idea untuk terciptanya BATAM MADANI yang sesungguhnya, terciptanya satu kesatuan pandangan dalam membangun Kota Batam ini.

Acara yang sangat akrab ini dimulai pada pukul 20.15 WIB sampai dengan pukul 22.15 wib. (Kominfo)